.....
yah, gue harusnya tau diri. bentar lagi un masih sempet maen-maen begini.
oke, cukup curcolnya! kemaren sabtu, tanggal 5 Maret 2011, gue baru aja, tepatnya kelas gue, 94
ujiannya bikin pesta ulang tahun, euy. dari mulai perencanaan, seksi-seksi, dana, masak-masak, sampe makan-makannya semua diatur anak-anak.
entah untung, entah sial, gue dapet bagian jadi mc...bersama agantha -sfx JENGJENG-
akhirnya dengan banjir keringat melewati badai kehidupan, hari "H" pun tiba. padahal gue cuma usaha beli map ama ngetik doang seeh.
Balon dipasang, pita diikat, dan sayur asem direbus bersama pepaya.
Pesta siap digelar.
gagal nggak, sukses pun mungkin. sekali ini, gue bersyukur di 94: kerja sama timnya bagus.
nih, beberapa cuplikan (tsah) acara ujian praktek 94:
oh yeah, ada diska yang sepertinya sedang melakukan hal ga bener pada shinta des, astrid yang (mungkin) berusaha membunuh diska dengan tongkat confetti, rio yang asik bermain tepung, abeng yang mengangkat kursi, dan hamka yang celingukan sendiri. what a life.
kalo saat itu setan gue keluar, mungkin andi (yang masang balon) gabakal utuh saat ini.
seksi acara yang rajin, sementara gue berprinsip ngumpul ga ngumpul yang penting kebo, mereka punya prinsip: makan ga makan yang penting masak.
ps: sebagian wajah diblok karena belom dapet persetujuan yang bersangkutan. daripada gue dicutein, yegak?
see? rajin kan? masak sayur asem sepenuh jiwa dan panci.
saat mereka lagi masak gini, gue lagi ngobrol sama bu amir di kantin. ajibs.
ayah dan bunda, sedang mendiskusikan rencana pesta pernikahan mereka dengan penguji hari itu, apakah mereka akan menggunakan tarian tortor atau striptease sebagai pembuka. saya pribadi lebih suka belly dance.
makanan yang (kelihatannya) enak. uiii, gue suka banget ama pudingnya. semriwing gimance gitchu
diska mengiris melon (malang) dengan bengisnya.
dan acara pun dimulai. ketauan mcnya dua-duanya beler. gimana acaranya?
sampe detik postingan ini diturunkan, gue masih ga bisa ngebedain, apakah sang ketua sedang berbicara di depan mikrofon, atau sunge dan memutuskan untuk menciumi si mikrofon malang.
berdoa sebelum makan, diiringi pandangan mupeng anak-anak kelas lain yang laper.
lihat yang dilingkaran merah! diska punya tanduk!
game nusuk balon. lihatlah betapa bahagianya anak ini meski ia tak mampu meraih balon yang ada di hadapannya.
hukuman nyanyi dan joget buat yang kalah game.
"andaiku gayus tambunan...makin banyak sawerannya, makin asik goyangannya,~"
And finally,
cracker sebagai penutup, not bad. setelah aganta, jojo dan bu ebef mencoba ga berhasil, tongkat cracker pun diserahkan kepada bagus....
dan dengan superpowernya memuntahkan seisi cracker.
ps: yang capek setelah ini ya seksi kebersihan :p
tak lupa saya sampaikan:
terima kasih kepada astrid, fikri, dan larasati, yang telah menyuguhkan penampilan musik mereka dan membuat pesta (ujian praktek) kemarin jauh lebih seru dari apa yang telah diperkirakan.
oh iya, satu foto lagi:
foto ini sebagai bukti: kalo gue bilang gue sering dibully, itu bukanlah kata-kata tak berdasar.
.....
gue rendahan banget ye?
Ya, terima kasih buat semua seksi, yang sudah berusaha keras buat bikin acara ini jadi sukses :) setidaknya ini bakal jadi salah satu momen yang pantes buat dikenang suatu hari nanti.
belom, postingan kali ini belom selesai. liat judulnya. ada kata goodbyenya kan?
goodbye disini ditujukan untuk 2 hal,
pertama, goodbye, mungkin gue akan mengalami masa-masa hiatus dimana gue ga produktif menjelang UN. fokus, euy! fokus!
dan kedua, goodbye, buat sepupu gue, Wira Patria Roring yang lebih sering gue panggil mas tria. dia meninggal dalam usia yang tergolong muda.
ironis, mas patria meninggal malam sebelum ujian praktek tata boga gue, yang berarti,
gue ga bisa dateng ke penguburannya.
sampe sekarang, gue masih kelepasan ga inget kalo beliau udah ga ada. mungkin, gue emang ga akrab-akrab amat, tapi keberadaanya jelas lekat kaitannya dengan keluarga besar tjakrawinata.
sulit buat menyebutkan nama-nama cucu kakek gue tanpa menyebut nama "wira patria roring".
ya, gue nyesel ga bisa memberi penghormatan terakhir. tapi gue rasa cukuplah gue iringi mas patria dengan doa aja.
mas patria,
beristirahatlah
we love you.
and nothing will change it.
:,)
papay guys~!
















Tidak ada komentar:
Posting Komentar